Suara Penyair
Berkah amal soleh tumbuh subur dalam ladang hatiku.
Aku akan menuai gandum dan membahagikannya pada mereka yang lapar.
Jiwaku menyuburkan ladang anggur yang kuperas buahnya dan kuberikan
sarinya pada mereka yang kehausan.
Syurga telah mengisi pelitaku dengan minyaknya dan akan kuletakkan di
jendela.
Agar musafir berkelana di gelap malam menemui jalannya.
Kulakukan semua itu kerana mereka adalah diriku.
Andaikan nasib membelenggu tanganku dan aku tak bisa lagi menuruti hati
nuraniku, maka yang tertinggal dalam hasratku hanyalah : Mati!
Aku seorang penyair, apabila aku tak bisa memberi, akupun tak mau menerima
apa-apa.
Syair: Suara Penyair
Oleh: Kahlil Gibran
Artikel ditulis oleh RaimiSyazwan
Artikel Berkaitan
Poem
- Aku Bicara Perihal Cinta - Puisi Kahlil Gibran
- Puisi Cinta Seorang Programer Komputer | Seandainya Hatimu Sebuah System
- Yang Muda Mengarut dan Yang Tua Melalut
- Jika | A. Samad Said | Puisi Sajak
- Terlalu Setia Terpedaya | Terlalu Akur Tersungkur | Kata-kata Puisi
- Melayu | Puisi Sajak | Usman Awang
- Rahsia Jadi Pendiam Rahsia Jadi Pendendam | Kata-Kata Rahsia
- Seekor Gagak Dan Sepohon Bahasa | Puisi Sajak | Seni Bahasa
- Syair Syukur | Khalil Gibran
- Sajak Janji Demokrasi | A Samad Said | Dataran Merdeka 55
- Yang Tertinggal di Aidilfitri 2012
- Cinta Aliran Sains | Puisi Cinta Atom
- Raja Ali Haji | Gurindam Dua Belas | Fasa IX
- Izin Mu
- Duri antara Mawar dan Mawar antara Duri | Kisah Mawar Berduri
- Padamu Jua | Amir Hamzah
- GURU: MATA ANAK SERIBU
- Pesan Setelah Hujan
- SEPUCUK SURAT SEDERHANA SEORANG GADIS SUNTI UNTUK AMIN
- Ucapan Tahun Baru 2012
- Ku di Hujan November
- Aku Ingin..
- Kita kini Hari nanti
- Cerita Hidup
Art
- Aku Bicara Perihal Cinta - Puisi Kahlil Gibran
- Yang Muda Mengarut dan Yang Tua Melalut
- Jika | A. Samad Said | Puisi Sajak
- Terlalu Setia Terpedaya | Terlalu Akur Tersungkur | Kata-kata Puisi
- Melayu | Puisi Sajak | Usman Awang
- Rahsia Jadi Pendiam Rahsia Jadi Pendendam | Kata-Kata Rahsia
- Seekor Gagak Dan Sepohon Bahasa | Puisi Sajak | Seni Bahasa
- Syair Syukur | Khalil Gibran
- Sajak Janji Demokrasi | A Samad Said | Dataran Merdeka 55
- Ku di Hujan November
- Titisan Kasih Bonda
GO TO [ Pseudosupra Sitemap ]
Dalam maksudnya....dan nice
ReplyDeleteNice syair ^^
ReplyDeleteHe...he... blur....maklum bukan orang seni sesangat!!
ReplyDelete