Adam dan Hawa | Kisah Penciptaan | Part III

Reactions: 
Adam dan Hawa | Kisah Penciptaan | Part III | Gambar Hiasan | Google Image

Sambungan dari:
Adam dan Hawa | Kisah Penciptaan | Part I
Adam dan Hawa | Kisah Penciptaan | Part II

Diriwayatkan bahwa ruh enggan untuk masuk kepada Adam. Ruh berkata,
“Wahai Tuhanku, bagaimana aku akan masuk ke dalam tempat yang gelap?” Tuhan Yang Mahaagung lagi Mahamulia menyuruhnya sampai 3 kali; ia tetap menolak, tetapi kemudian ia masuk dengan terpaksa. "

Allah berfirman kepadanya,
“Seandainya engkau masuk dengan penuh suka hati, tentu engkau akan keluar dengan suka hati pula. Akan tetapi, telah ada dalam ilmu-Ku sejak dahulu azali, engkau akan masuk dengan terpaksa dan akan keluar dengan terpaksa pula.”

Setelah ruh masuk ke dalam otak Adam, di sana ia berputar-putar selama 100 tahun, kemudian ia turun pada kedua mata Adam, dan akibatnya keduanya bisa melihat. Adam bisa melihat jasadnya yang berbentuk tanah kering seperti tembikar. Lalu ruh turun ke dua lubang hidung Adam; akibatnya dia bisa menghirup udara; lalu dia bernafas dan bersin. Berikutnya ruh turun ke bibir dan lisan Adam, dan Allah memberikan ilham kepadanya untuk memuji-Nya.

Adam berkata,
“Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin” (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam).

Allah menjawab kepadanya,
“Yarhamuka Rabbuka yaa Adam” (Semoga Tuhanmu mencurahkan rahmat kepadamu wahai Adam). Doa ini untukmu dan juga untuk keturunanmu.”
Oleh karena itu, menjawab orang yang bersin itu disunnahkan.

Diriwayatkan, setelah Adam memuji kepada Allah, Dia berfirman,
“Wahai Adam, untuk inilah (memuji) Aku menciptakanmu.”

Berikutnya ruh turun ke dada Adam, lalu ke tulang rusuknya dan ke perutnya. Sehingga Adam bisa melihat ruh ketika ruh itu beralih. Ketika ruh pindah ke satu anggota badan, maka anggota badan itu berubah menjadi daging, tulang, ruh, dan darah. Setelah ruh sampai ke tumit Adam, dia tergesa-gesa untuk berdiri, tetapi dia tidak kuat melakukannya.

Allah berfirman:
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa… 
(Al-Anbiyaa’ [21]: 37).

Ketika ruh telah menyusupi jasadnya yang tersisa, Adam berdiri, bergerak, dan bergoyang-goyang. Sempurnalah penciptaan Adam dengan seizin Zat Yang bisa menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh.

Al-Hafizh Isma’il as-Sadi mengatakan,
“Aku pernah membaca banyak hal di dalam kitab Injil. Di antara yang pernah kubaca adalah bahwa bilangan jam sehari semalam adalah 24 jam. Dalam rentang waktu tersebut anak cucu Adam bernafas sebanyak 30.000 kali. Dalam setiap jam, terjadi 1250 kali pernafasan.” 
Pelajaran ini termasuk hal-hal yang langka.

Al-‘Azizi mengatakan bahwa ruh masuk ke dalam jasad Adam pada hari Jumat ketika hari telah berlalu 7 jam, yaitu menjelang bagian akhir. Kemudian Allah mengenakan kepadanya pakaian sutera hijau dari surga, mengenakan mahkota yang terbuat dari emas yang bertatahkan permata dan memiliki 4 unsur. Dalam setiap unsurnya terdapat mutiara besar yang kilauan cahayanya bisa mengalahkan cahaya matahari. Cincinnya adalah cincin kemuliaan, sabuknya adalah sabuk keridhaan; kainnya adalah kain yang terbuat dari sutera hijau.
Di keningnya tampak cahaya yang berkilau seperti sinar matahari, yaitu cahaya Muhammad saw.


والله أعلمُ بالـصـواب
Wallahu’alam bissawab 
dan Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya
and Allah knows the right


 ¹³ - Honor & Respect
raimisyazwan signature

Artikel ditulis oleh Raimi Syazwan Abdul Rashid



Artikel Berkaitan

GO TO [ Pseudosupra Sitemap ]





3 comments:

  1. Hmm.. begini rupanya. Part "terpaksa" tu kedengarannya menarik untuk difahami.

    ReplyDelete
  2. subhannallah......
    kuasa atas segala sesuatu

    ReplyDelete

I just wanted to thank you for visiting ♌¹³ Pseudosupra | aLife Blog and willing to read this entry. I appreciate it from the bottom of my heart. Keep in touch and for further concerns, please do not hesitate to give your comment for my future entry. Wish you a great day.

Regard & Much more respect ~ Raimi Syazwan Abdul Rashid

All Comments and criticism can be delivered via the comment space below.

linkreferral
Natang Ngoh