Kesedihan dan Kegembiraan | Doa Penawar Duka dan Sedih

Hidup kita, ada kalanya tiba masa-masa sukar, yang membuat hidup terasa penuh kesedihan dan keresahan. Namun, ada saatnya pula tibalah masa-masa senang, yang membuat hidup terasa penuh kegembiraan dan kebahagiaan. Tanpa sadar bibir kita basah dengan senyuman. Sesungguhnya, kesedihan dan kegembiraan, keresahan dan kebahagiaan ialah ujian rahmat dari Allah. Ujian ini bersilih ganti dan seimbang antara satu sama lain. Sebagaimana sesaatnya malam ditelan siang. Tak selamanya kesedihan dan kegembiraan melanda kita. Semua itu datang silih berganti, tanpa selalu dapat dinanti.

Kesedihan dan Kegembiraan | Doa Penawar Duka dan Sedih

There are as many nights as days, and the one is just as long as the other in the year's course. Even a happy life cannot be without a measure of darkness, and the word 'happy' would lose its meaning if it were not balanced by sadness.
~ Quote about Life by Carl Jung

Kesedihan dan Kegembiraan merupakan emosi sementara yang datang dan pergi, silih berganti. Fahami adalah kesementaraan itu. Kesementaraan menunjukkan bahawa Kesedihan dan Kegembiraan itu bukanlah milik kita. Ia ujian dari Allah yang menuntun tindakan dan sikap seseorang manusia itu. Ia bukanlah kita. Saat gembira fahamilah kegembiraan itu. Saat sedih selamilah kesedihan itu. Suatu hari nanti saat kita mula sedar dan fahami akan Kesedihan, Kegembiraan. Insyallah akan datang pasti, emosi-emosi yang lainnya juga dapat disentuh dengan jiwa yang tenang milik kita.


Doa Penawar Hati yang DUKA dan SEDIH


 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ

 "Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Quran sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku."

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

"Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang."


Artikel ditulis oleh RaimiSyazwan



Artikel Berkaitan

GO TO [ Pseudosupra Sitemap ]





1 comment:

I just wanted to thank you for visiting ♌¹³ Pseudosupra | aLife Blog and willing to read this entry. I appreciate it from the bottom of my heart. Keep in touch and for further concerns, please do not hesitate to give your comment for my future entry. Wish you a great day.

Regard & Much more respect ~ Raimi Syazwan Abdul Rashid

All Comments and criticism can be delivered via the comment space below.

linkreferral
Natang Ngoh