Kata-kata puisi oleh Aram Ilham Sri Teratai
Terlalu Setia Terpedaya Terlalu Akur Tersungkur
Terlalu waswas akhirnya tewas,
terlalu bimbang akhirnya tumbang,
terlalu gelisah akhirnya kalah,
terlalu berkhayal akhirnya gagal.
Terlalu mengharap akhirnya tertiarap,
terlalu menyokong akhirnya terlelong,
terlalu memihak akhirnya terdesak,
terlalu mengikut akhirnya hanyut,
terlalu mengaku akhirnya tertipu.
Terlalu setia akhirnya terpedaya,
terlalu patuh akhirnya terjatuh,
terlalu akur akhirnya tersungkur,
dterlalu taat akhirnya dikhianat.
~ Ilham Aram
Lagi Koleksi Seni Bahasa di ⇨ aram-sriteratai.blogspot.com
Dipetik dari ⇨ Poem Quote aram-sriteratai
terlalu bimbang akhirnya tumbang,
terlalu gelisah akhirnya kalah,
terlalu berkhayal akhirnya gagal.
Terlalu mengharap akhirnya tertiarap,
terlalu menyokong akhirnya terlelong,
terlalu memihak akhirnya terdesak,
terlalu mengikut akhirnya hanyut,
terlalu mengaku akhirnya tertipu.
Terlalu setia akhirnya terpedaya,
terlalu patuh akhirnya terjatuh,
terlalu akur akhirnya tersungkur,
dterlalu taat akhirnya dikhianat.
~ Ilham Aram
Lagi Koleksi Seni Bahasa di ⇨ aram-sriteratai.blogspot.com
Dipetik dari ⇨ Poem Quote aram-sriteratai
Artikel ditulis oleh RaimiSyazwan
Artikel Berkaitan
Art
- Aku Bicara Perihal Cinta - Puisi Kahlil Gibran
- Yang Muda Mengarut dan Yang Tua Melalut
- Jika | A. Samad Said | Puisi Sajak
- Melayu | Puisi Sajak | Usman Awang
- Rahsia Jadi Pendiam Rahsia Jadi Pendendam | Kata-Kata Rahsia
- Seekor Gagak Dan Sepohon Bahasa | Puisi Sajak | Seni Bahasa
- Syair Suara Penyair | Puisi Kahlil Gibran
- Syair Syukur | Khalil Gibran
- Sajak Janji Demokrasi | A Samad Said | Dataran Merdeka 55
- Ku di Hujan November
- Titisan Kasih Bonda
Poem
- Aku Bicara Perihal Cinta - Puisi Kahlil Gibran
- Puisi Cinta Seorang Programer Komputer | Seandainya Hatimu Sebuah System
- Yang Muda Mengarut dan Yang Tua Melalut
- Jika | A. Samad Said | Puisi Sajak
- Melayu | Puisi Sajak | Usman Awang
- Rahsia Jadi Pendiam Rahsia Jadi Pendendam | Kata-Kata Rahsia
- Seekor Gagak Dan Sepohon Bahasa | Puisi Sajak | Seni Bahasa
- Syair Suara Penyair | Puisi Kahlil Gibran
- Syair Syukur | Khalil Gibran
- Sajak Janji Demokrasi | A Samad Said | Dataran Merdeka 55
- Yang Tertinggal di Aidilfitri 2012
- Cinta Aliran Sains | Puisi Cinta Atom
- Raja Ali Haji | Gurindam Dua Belas | Fasa IX
- Izin Mu
- Duri antara Mawar dan Mawar antara Duri | Kisah Mawar Berduri
- Padamu Jua | Amir Hamzah
- GURU: MATA ANAK SERIBU
- Pesan Setelah Hujan
- SEPUCUK SURAT SEDERHANA SEORANG GADIS SUNTI UNTUK AMIN
- Ucapan Tahun Baru 2012
- Ku di Hujan November
- Aku Ingin..
- Kita kini Hari nanti
- Cerita Hidup
GO TO [ Pseudosupra Sitemap ]
No comments:
Post a Comment
I just wanted to thank you for visiting ♌¹³ Pseudosupra | aLife Blog and willing to read this entry. I appreciate it from the bottom of my heart. Keep in touch and for further concerns, please do not hesitate to give your comment for my future entry. Wish you a great day.
Regard & Much more respect ~ Raimi Syazwan Abdul Rashid
✎All Comments and criticism can be delivered via the comment space below.